oleh

Mulai Terkuak, Polres Palopo Amankan Puluhan BBM Bersubsidi Jenis Solar

PALOPO. CELEBESTIMES.com – Dugaan adanya permainan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai terkuak.

Hal itu terbukti dengan diamankannya barang bukti (BB) puluhan jerigen berisikan BBM bersubsidi jenis solar, sekira pukul 16.00 Wita, Rabu 4 Desember 2019, sebanyak 55 jerigen yang berisi solar dan 18 jerigen lainnya kosong.

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP. Ardy Yusuf saat di konfirmasi di ruang kerjanya menjelaskan, barang bukti tersebut di amankan oleh aparat kepolisian dari tiga lokasi yang berbeda di jalan Yos Sudarso Kota Palopo.

” Setelah kita mendapatkan laporan, kita kemudian mendatangi lokasinya dan mengamankan puluhan jerigen berisikan BBM bersubsidi jenis solar. Untuk barang bukti, 55 jerigen berisi solar dan 18 jerigen lainnya kosong, kasus ini akan terus kita dalami, mengingat di sekitar lokasi itu banyak nelayan,” ujar Kasat Reskrim Polres Palopo AKP. Ardy Yusuf kepada celebestimes.com di ruang kerjanya, Rabu malam, 4 Desember 2019

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP. Ardy Yusuf menambahkan, dua pemilik dari BBM bersubsidi jenis solar itu telah dimintai keterangannya. Dan Kasatreskrim Polres Palopo berjanji akan mengungkap oknum pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi yang beroperasi di wilayah kerjanya tanpa pandang bulu.

” Saat ini kita masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan, jika benar dugaannya, ada penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar ini, maka pelakunya akan kita tindak,” tegas Ardy Yusuf

Dalam keterangannya, AKP Ardy Yusuf mengatakan jika pemilik jerigen BBM bersubsidi jenis solar tersebut, yakni seorang pria berinisial AW (55) danĀ  Ibu Rumah Tangga berinisial IR (40), keduanya beralamat di Jalan Sawerigading Kelurahan Batupasi Kecamatan Wara Utara Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Ditegaskan dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi pada pasal 55 dengan disebutkan, setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

(ys/Awi)

Selengkapnya simak tayangan video berikut dibawah ini….

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed