oleh

BBM Bersubsidi Yang Diamankan Polres Palopo, Hingga Saat Ini Belum Ada Keterangan Ahli

PALOPO. Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi jenis solar yang diamankan oleh Satreskrim Polres Palopo, sekira pukul 16.00 Wita, Rabu 4 Desember 2019 lalu, sebanyak 55 jeriken itu, hingga saat ini belum juga ada hasil keterangan ahli dari pihak yang berkompoten. Minggu, 23 Februari 2020.

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas yang di konfirmasi melalui whatsapp, pada hari Jumat, 21 Februai 2020 sekira pukul 14.03 Wita, belum bisa memberikan keterangan secara spesifik terkait hal tersebut.

BACA JUGA :

” Walaikumsalam, nanti sy tanyakan ke penyidik nya…atau bisa lsg ke kasat Reskrim,” sebut Kapolres Palopo via whatsapp.

Hal senada disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP. Ardy Yusuf, saat dikonfirmasi sekira pukul 14.49 Wita. Jumat, 21 Februari 2020. Perwira tiga balok di pundak ini mengatakan, jika pihak ahli belum datang ke Mapolres Palopo untuk memberikan keterangan sesuai keahliannya.

” Belum ke Palopo nanti dikoordinasikan lagi, ” singkatnya

Orang nomor satu di jajaran Satreskrim Polres Palopo ini juga menuturkan, bahwa saat ini barang bukti BBM Bersubsidi jenis solar itu, masih diamankan di Mapolres Palopo.

” Masih di Polres,” ujar Kasat Reskrim Polres Polres Palopo yang dikenal cerdas, profesional dan tidak pandang bulu itu.

Sekedar diketahui penggunaan Bahan Bakar Minyak dan Gas yang bersubsidi diatur dalam Undang-undang No.22 Tahun 2001Tentang Minyak dan Gas. Dimana para pelanggarnya dapat dijerat hukuman pidana penjara 6 tahun, dan denda paling tinggi Rp 60 miliar rupiah.

(Awi Celebes)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *