oleh

Dimediasi Kaurbin Opsnal, Lakalantas di Lokasi Traffic Light Enrekang Tempuh Jalur Damai

ENREKANG.CELEBESTIMES.com-Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang terjadi dilokasi perempatan traffic light, Jumat, 20 Desember 2019 lalu, tepatnya di jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Puserren Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang.

Lakalantas antara mobil Suzuki Pick Up DD 8421 HI, dikemudikan oleh seorang pria Rendi (17 ) seorang pekerja swasta yang bertempat tinggal di Dusun Benteng Riaja Desa Pattiroang Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba.

BACA JUGA :

Informasi yang dihimpun, mobil tersebut terlibat tabrakan dengan sepeda motor Yamaha X Ride DP 3785 HI yang dikendarai oleh seorang perempuan, yang diketahui bernaman Widya Astuti, (24), seorang tenaga honorer, bertempat tinggal di jalan Sungai Mata Allo kelurahan Puserren Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang.

Pengendara roda dua itu, Widya Astuti (24) berboncengan dengan kawannya, yang juga seorang wanita bernama kasmawati kasiran (47), sorang Ibu Rah Tangga (IRT), beralamat di jalan Sungai Mata Allo kelurahan Puserren Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang.

Akibat dari lakalantas tersebut, Widya Astuti alami luka robek di kepala bagian belakang dan lecet di punggung di bagian belakang. Korban ini di rawat di RSUD Massenrempulu Enrekang.

Kemudian Kasmawati Kasiran, alami bengkak pada pipi sebelah kanan, lecet pada siku sebelah kanan dan lecet pada punggung kaki sebelah kiri, yang juga dirawat di RSUD Massenrenpulu,Enrekang.

Kerugian materi ditaksir kurang lebih Rp 1.000,000.(satu juta rupiah). Peristiwa lakalantas ini, telah dicatat dalam surat Laporan Polisi dengan Nomor : LP/144/XII/2019 Res Enrekang. Tanggal 20 Desember 2019.

Tepat hari Jumat 27 Desember 2019, kedua belah pihak, baik pengemudi Mobil Zusuki Pick Up bersama pengendara roda dua X Rider, di pertemukan untuk mediasi oleh Kaurbin Opsnal Sat Lantas Polres Enrekang IPDA Mustafa Azis, S.H. dan akhirnya Damai.

“Kami sudah melakukan mediasi kepihak korban, juga pelaku, mereka berniat untuk di selesaikan secara kekeluargaan saja, tanpa adanya unsur paksaan terhadap korban, sehingga menempuh jalur damai dengan pelaku yanh menabrak,” ucap IPDA Mustafa Azis, S.H. Sabtu,28 Desember 2019.

( Mbas )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *