oleh

Gunakan Anggaran APBN, Pemda Lutra Sulap SDN 225 Bantimurung Berdiri Dengan Megah

LUWU UTARA – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 225 Bantimurung Kecamatan Bonebone Kabupaten Luwu Utara (Lutra) jauh dari kata layak, material yang terbuat dari kayu sudak lapuk dimakan usia, hingga bangku, meja dan atapnya pun juga sudah bocor.

Tentunya Kondisi itu sangat memprihatinkan, membuat tenaga pendidikan maupun siswanya merasa tidak nyaman saat melakukan aktivitas belajar mengajar, lantaran di selimuti rasa kekhawatiran, akan kelayakan bangunan sekolah tersebut. Namun kesemuanya hanya tinggal cerita pengantar tidur, sebab saat kini telah berdiri megah.

BACA JUGA :

Hal itu tentunya adalah bukti dari perhatian dari seorang pemimpin daerah tersebut, seorang Bupati, yang tidak hanya berparas cantik, namun juga memiliki nurani serta dedikasi untuk membangun daerahnya yang begitu besar.

Melalui anggaran pendidikan di Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara, yang dibawah kepemimpinan Bupati Perempuan Indah Putri Indriyani (IDP) menyulap bangunan tersebut, menjadi sekolah yang sangat layak, dan tentunya nyaman, juga aman untuk murid yang menimba ilmu di sekolah tersebut.

“Alhamdulillah, sudah selesai. Tentu kita berharap sekolah ini dapat dinikmati para pelajar dan para guru untuk lebih nyaman dalam proses belajar mengajar di sekolah,” kata Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat mengunjungi SDN 255 Bantimurung, Sabtu (22/2/2020), di UPT Transmigrasi Bantimurung.

Penggagas Program Sarjana Mengajar ini juga terharu mendengar salah seorang tenaga pengajar yang sampai harus meminta untuk dibiarkan mengajar di SDN 225 Bantimurung hingga dirinya pensiun.

“Saya kira ini bentuk rasa takjub atas bangunan ini,” sambung Indah sapaan akrab Sang Bupati Perempuan di Sulsel ini.

Sebelumnya, salah seorang guru, Harmawati, menceritakan betapa dirinya bersama guru yang lain, kerap diselimuti rasa khawatir saat para siswa bermain.

“Kami sampai harus menegur murid, agar tidak menggoyang dinding dan tiang bangunan karena mulai lapuk,” ungkap Harmawati.

“Alhamdulillah, rasa khawatir itu tak lagi ada karena sekolah kami kini berdiri megah,” sambungnya. Ia juga berterimakasih atas perhatian Pemda di dunia pendidikan,” ujar Harmawati.

“Ini mempertegas komitmen pemimpin daerah, dalam membangun SDM yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Utara,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pekerjaan bangunan sekolah tersebut, anggaranya bersumber dari APBN, melalui Kementrian PUPR. SDN 225 Bantimurung merupakan salah satu sekolah dari sembilan sekolah di Luwu Utara yang mendapatkan bantuan.

(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *