oleh

Lagi dan Lagi, Polres Palopo Amankan Tangki Rakitan Juga Jerikan BBM Bersubsidi

PALOPO. Unit Patroli Polres Palopo,Sulsel sore tadi sekira pukul 15.00 Wita, Sabtu, 29 Februari 2020 di Jalan Ahkmad Rasyak kembali mengamakan satu unit roda empat (mobil) warna putih, Daihatsu Sigra berplat DD 1048 SS.

Setelah berhasil diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh polisi, mobil Daihatsu Sigra yang memuat 6 Jeriken dan drum berwarna hijau, sudah modifikasi itu, kemudian dibawa ke Mako Polres Palopo di Jalan Opu To Sapaile Kelurahan Boting Kecamatan Wara Kota Palopo, guna pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :

Hal tersebut di benarkan oleh Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP. Ardy Yusuf, saat di konfirmasi sekira pukul 19.14 Wita, Sabtu, 29 Februari 2020, via Whatsapp.

” Sekira pukul 15.00 seseorang bernama Kahar pemilik dari mobil merk Daihatsu Sigra bernomor plat DD 1048 SS warna putih, diduga akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di jln KH. Ahmad Razak,” sebut AKP. Ardy Yusuf Kasat Reskrim Polres Palopo.

” Saat ditemukan oleh petugas Patroli Sabhara Polres Palopo, baru akan melakukan pengisian BBM jenis premium, sehinga tangki rakitan yang terbuat dari drum masih dalam keadaan kosong,” tambahnya.

Meski demikian, Kasat Reskrim Polres Palopo AKP. Ardy Yusuf menuturkan jika pihaknya tidak dapat melakukan proses hukum lebih lanjut, lantaran barang bukti berupa tangki dan 6 jeriken dalam kondisi kosong.

” Pemiliknya sudah di periksa, klu kosong tidak bisa dilanjutkan,” tuturnya.

Bukan hanya itu, Kasat Reskrim juga menyebutkan, jika pekerjaan yang masuk kategori pelanggaran dari undang-undang itu, adalah baru kali pertama dilakukan oleh pemilik dari mobil Daihatsu Sigra tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, pemilik dari mobil Daihatsu Sigra dan 6 jeriken, juga tangki rakitan terbuat dari drum berwarna hijau itu, mengaku berprofesi sebagai salah satu oknum wartawan, yang beralamat di Suli Kabupaten Luwu.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Palopo, sekira pukul 16.00 Wita, Rabu 4 Desember 2019 lalu, juga telah mengamankan sebanyak 55 jeriken BBM Solar dari tiga lokasi yang berbeda, di jalan Yos Sudarso Kota Palopo, namun hingga hingga berita ini ditayangkan belum juga ada hasil keterangan ahli, oleh pihak yang berkompoten.

Dengan kerapnya ditemukan BBM Solar bersubsidi, dari tahun 2019 hingga 2020, tak satupun berkas laporan yang masuk ke meja persidangan, dimana kita ketahui bahwa hal tersebut sangat jelas diatur dalam undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi.

(Yasri/Awi Celebes)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *