oleh

Paslon Indah-Suib : Pilkada Bukan Ajang Saling Menjatuhkan Untuk Bermusuhan

LUWU UTARA. Celebestimes.com–Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara bernomor urut 2 (dua), Indah Putri Indriani – Suaib Mansur yang memiliki Tagline BISA lakukan sosialisasi di Desa Mangalle, Kecamatan Mappideceng. Senin (28/09/2020)

Dalam sosialisinya, Indah Putri Indrian maupun Suaib Mansur keduanya turun langsung meyakinkan masyarakat Mangalle.

BACA JUGA :

Petahana Indah Putri Indriani lakukan sosialisasi di dua titik, yang didampingi dengan legislator DPRD Luwu Utara (Lutra), Mahfud, Husain, dan Karemuddin saat melakukan silaturahmi bersama masyarakat Dusun Sember jati Desa Mangalle.

Kemudian Suaib Mansur bersama timnya, melakukan door tu door di Dusun Mangalle, Desa Mangalle.

“Silaturahmi ini, selain mendengar langsung apa yang menjadi masalah yang dihadapi masyarakat, kami juga sekaligus meminta restu dan dukungan para tokoh masyarakat, tokoh pemuda,tokoh agama, untuk melanjutkan apa yang sudah kami letakkan bersama ibu Indah,” ucap Suaib Mansur

Selain Infrastruktur, Suaib juga banyak berbicara tentang pengembangan sektor pertanian dan peternakan.

” Salah satu program BISA itu adalah refitalisasi irigasi pertanian, agar masyarakat tidak sulit mendapatkan air untuk sawahnya, tidak lagi ada masyarakat kebanjiran karena irigasi tersumbat,” tutur Suaib.

Selanjutnya di Dusun Jati, Desa Mangalle calon bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani juga memperkenalkan program program unggulan BISA ke masyarakat.

Selain itu Indah juga selalu mengingatkan dan mengimbau warga untuk turut serta berperan menciptakan pilkada damai, serta selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

” Dimanapun saya bersosialisasi, saya selalu sampaikan ini. Pilkada itu pesta demokrasi, bukan ajang menjatuhkan apalagi sampai bermusuhan,” ungkap Indah.

“Kenali kandidatnya, pahami programnya sebelum menentukan pilihan. Tugas kita gampang, nanti tanggal 9 Desember datang ke TPS, yang pertama buka surat suara, dua coblos calonya dan tiga tutup meki kembali surat suaranya.,” tutup bupati perempuan pertama di Sulsel itu.

(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *