KPU: Menghentikan kegiatan tahapan tampanye itu hal yang tidak mungkin

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut kampanye Pilpres dan Pileg 2019 di lokasi bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda kawasan Sulawesi Tengah, tepatnya di Donggala, Palu dan Mamuju tak bisa dihentikan. Hal tersebut karena kampanye termasuk ke dalam tahapan Pemilu yang diatur di dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Jadi kalau kemudian KPU diminta untuk menghentikan kegiatan tahapan kampanye itu hal yang tidak mungkin,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan saat dihubungi, Selasa (2/10/2018).

Meski begitu, lanjut Wahyu, pihaknya mengimbau kepada seluruh partai politik untuk tak memanfaatkan lokasi bencana sebagai komoditas politik. Sebagai manusia normal sebaiknya duka di Palu dan Donggala dimanfaatkan untuk mendekatkan pemilih dengan cara kemanusiaan yang tak berlandaskan misi politik.

“Sehingga kita juga mengimbau kepada semua peserta Pemilu untuk tidak menjadikan bencana alam di Sulteng, juga di tempat-tempat lainnya sebagai komoditas politik,” imbuh dia.

Wahyu menuturkan, pihaknya memahami bahwa usulan penundaan kampanye di wilayah terdampak bencana didasari pada pencegahan agar seluruh peserta pemilu tidak menjadikan bencana seperti gempa Sulteng sebagai komoditas politik mereka.

“Kita bisa pahami pendapat dari Mendagri, pak SBY, dan tokoh-tokoh lain yang intinya adalah pendekatan yang digunakan saat menangani bencana di Sulteng sebaiknya pakai pendekatan kemanusiaan,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo belum dapat memastikan apakah warga yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah akan ikut mencoblos pada 17 April saat Pemilu 2019.

Namun, ia telah meminta KPU untuk menghentikan sementara segala aktivitas kampanye guna berempati dalam musibah bencana alam yang menewaskan sedikitnya 844 orang berdasarkan data BNPB per kemarin siang.

“Yang penting saya mohon pada KPU jangan ada kampanye dulu. Stop! Mari kita empati pada warga yang kena musibah sambil lihat tahap yang berikutnya,” kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Artikel Ini telah tayang di PemiluDamai.com dengan judul: kpu: menghentikan kegiatan tahapan tampanye itu hal yang tidak mungkin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *