oleh

Surat Pemberhentian Dua Kadus, Kades Kanreapia Gowa Sebut Sudah Sesuai Prosedur

GOWA.CELEBESTIMES.com – Penerbitan surat pemberhentian dua Kepala Dusun (Kadus), oleh Kepala Desa (Kades) Kanreapia H.Rusli, menuai kontroversi, dikalangan masyarakat di Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Terkait hal tersebut, Kades Kanreapia yang di konfirmasi sekira pukul 15.58 Wita Jumat 6 Desember 2019 melalui telepon selular (Ponsel) miliknya bernada sedang di luar jangkuan.

BACA JUGA :

Berselang berapa jam lamanya, sekira pukul 19.41 Wita malam tadi, Jumat 6 Desember 2019, ponsel Kades Kanreapia Gowa, H. Rusli telah aktif kembali dan memberikan klarifikasinya terkait penerbitan surat pemberhentian dua Kadus yang ada desanya.

” Terkait hal pemberhentian dua kadus, yakin saja pak saya tidak akan lari dari prosedur yang berlaku, ini sesuai dengan Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) No  67 Tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa,” kata H. Rusli, Jumat malam, 6 Desember 2019.

Simak tayangan video RT/RW Kembalikan stempel ke Kantor Desa Kanreapia Gowa…..

” Selain itu, juga ada pakta integritas yang ditanda tangani oleh kepala dusun, didalamnya ada 7 poin. Kemudian poin yang dilanggar, yakni, poin 1,3 dan 6, ditambah lagi dengan Peraturan Bupati (Perbup), kemudian latar pendidikannya minimal SMP dan SMA. Karena itu, sebenarnya bukan kami yang memberhentikan akan tetapi aturan,” tambahnya

Diketahui bunyi dari Poin 1,3 dan 6 tersebut masing – masing berbunyi. Poin pertama tingkat kehadiran di jam kerja, mulai pukul 7.30  – 16.00 Wita, Poin ketiga, Permohohonan ijin, surat permohonan ijin diajukan secara tertulis kemudian persetujuannya di tanda tangani oleh kepala desa, kemudian Poin ke enam Loyalitas kepada undang-undang maupun kepada pimpinan.

” Kita sudah sesuai dengan pakta integritas yang telah ditanda tangani masing-masing kadus. Teguran-teguran sudah kita lakukan, teguran pertama, dan teguran kedua, nah teguran ke tiga sudah otomatis di berhentikan,” terang  H. Rusli

Meski demikian, penerbitan surat pemberhentian dua Kadus, oleh Kades Kanrepia, cukup berdampak, sejumlah ketua RT dan RW mengembalikan stempel hingga menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua RT dan RW. Tentunya hal tersebut cukup menarik perhatian publik.

Dua kadus yang di berhentikan itu, yakni Sirajuddin Suro kepala Dusun Hala Halayya, dan Usman Solle kepala Dusun Silanggaya. Keduanya diketahui telah mengabdi selama puluhan tahun.

Saat di konfirmasi sekira pukul 23.00 Wita Kamis malam, 5 Desember 2019, Sirajuddin Suro mengaku kaget dan tidak menyangka jika dirinya akan di berhentikan secara mendadak.

” Saya merasa kaget dan tidak menyangka akan menerima pemberhentian secara mendadak dan mengejutkan,” ucap Sirajuddin Suro. Kamis, 5 Desember 2019

Salah satu ketua RT/RW Mustafa yang dimintai keterangannya, mengatakan pengembalian Stempel siang tadi, Jumat 6 Desember 2019, oleh sejumlah ketua RT/RW di Desa Kanreapia, lantaran kecewa terhadap keputusan Kades Kanreapia, yang menerbitkan surat pemberhentikan dua Kadus tanpa melalui musyawarah.

” Kami kecewa akan keputusan kades yang telah memecat dua kadus, tanpa melalui musyawarah dan pertimbangan yang matang, olehnya itu kami RT dan RW, akan mengundurkan diri, karena itu hari ini kita mengembalikan stempel,” tegas Mustafa.

Sekadar untuk diketahui Kades Kanreapia H. Rusli, baru memasuki tahun pertama pasca dilantik sebagai kepala desa setahun yang lalu.

(Awi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *