oleh

VIDEO : BNN Palopo Gagalkan Penyalahgunaan Sabu-sabu 168,7120 Gram

PALOPO — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo gagalkan aksi penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) yang dilakukan oleh dua terduga pelaku, HF dan MA. Sabtu 4 Juli 2020.

AKBP Ustim Pangarian Kepala BNN Kota Palopo saat menggelar konfrensi pers sekira pukul 09.00 Wita, Rabu,08/07/2020, mengatakan dua pria tersebut, diduga kuat adalah jaringan pengedar sabu-sabu yang beroperasi diwilayah kerjanya.

BACA JUGA :

“Dua terduga pelaku yang hasil penyelidikan tim intelegen kami kuta dugaan adalah pengedar sabu, jaringan Pekanbaru – Palopo. Barang haram itu dipesan dan dikirim langsung dari Riau melalui jasa pengiriman JNE,” kata Ustim Rabu, (08/07/2020).

Pria berinisial MA diamankan setelah personel mendapatkan informasi tentang keberadaan terduga pelaku yang sedang berada di JNE. Disaat itulah MA diamankan bersama barang bukti sabu-sabu yang dikemas dalam pasta gigi.

“MA berhasil diringkus saat mengambil paket, dan juga barang buktinya berupa enam sachet sabu seberat 168,7120 gram, satu unit Handphone, jug sepeda motor Yamaha merek Mio Soul GT,” tambahnya.

Saat di interogasi oleh petugas BNN Palopo, MA mengakui bahwa dirinya hanya suruhan dari HF. Atas pengakuan MA inilah, dilakukan pengembangan, dan meringkus HF saat bersembunyi disumur tua di tanah kosong Jalan durian Kota Palopo, yang tak jauh dari rumahnya.

“Personil juga menemukan barang bukti satu unit Handphone, tiga lembar ATM, dua alat isab sabu (bong), tiga sendok (pipet) sabu, sambungan alat isap sabu, uang tunai Rp7.550.000 dari ATM dan dompet berisi uang Rp. 200 ribu,” terang Kepala BNN Palopo

Atas perbuatannya pelaku MA dijerat pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 sedangkan HF dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ys/aw)

Untuk melihat proses penangkapannya, klik video betikut di bawah ini :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *