• About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team
No Result
View All Result
The Celebest Times
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
No Result
View All Result
The Celebes Times
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
Home Regional

Dugaan Penelantaran Pasien di Puskesmas Tanralili Disorot, Keluarga Keluhkan Dipulangkan Sebelum Diperiksa Dokter

Redaksi by Redaksi
28 Maret 2026
in Regional

Maros — Dugaan penelantaran pasien di Puskesmas Tanralili menjadi perhatian publik setelah seorang pasien dilaporkan dipulangkan sebelum mendapatkan pemeriksaan dari dokter. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dan dialami oleh Indra Lalana Taba.

Keluarga pasien menyampaikan kekecewaan atas pelayanan yang diterima. Kerabat pasien, Syarifuddin, mengungkapkan bahwa Indra telah menjalani perawatan sejak beberapa hari sebelumnya, bertepatan dengan momen Idulfitri. Namun selama dirawat, pasien disebut tidak pernah diperiksa langsung oleh dokter.

“Selama dirawat, tidak ada dokter yang memeriksa. Hanya perawat saja yang menangani, memberikan obat dan memasang infus,” ungkap Syarifuddin.

READ ALSO

Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros

Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros

4 April 2026
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026

Ia menjelaskan, pada siang hari 24 Maret, seorang perawat melepas infus pasien dan meminta agar pasien dipulangkan. Alasan yang disampaikan karena banyaknya pembesuk yang dinilai mengganggu pelayanan di puskesmas.

“Perawat bilang pasien sudah membaik dan harus pulang karena terlalu banyak pembesuk. Padahal kondisi pasien belum stabil,” jelasnya.

Keluarga sempat memprotes keputusan tersebut. Pihak puskesmas disebut sempat berupaya kembali memasang infus untuk melanjutkan perawatan. Namun, pasien yang merasa kecewa memilih menolak dan pulang ke rumah.

Beberapa waktu kemudian, pihak puskesmas mendatangi kediaman pasien. Seorang dokter melakukan pemeriksaan sekitar pukul 17.30 WITA dan menyatakan kondisi pasien masih belum stabil serta menyarankan pemeriksaan lanjutan, termasuk tes laboratorium dan kemungkinan perawatan kembali di puskesmas.

Meski demikian, pasien menolak untuk kembali dirawat karena kekecewaan terhadap pelayanan sebelumnya.

Kondisi pasien dilaporkan sempat memburuk setelah dipulangkan. Pada Rabu (25/3), keluarga membawa Indra ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, pasien masih menjalani perawatan intensif.

Syarifuddin menilai, alasan banyaknya pembesuk tidak seharusnya menjadi dasar pemulangan pasien, terutama dalam konteks masyarakat pedesaan yang memiliki ikatan kekeluargaan kuat, terlebih dalam suasana Lebaran.

“Di kampung, wajar kalau banyak keluarga datang menjenguk. Itu bagian dari dukungan moral. Seharusnya ada kebijakan yang lebih bijak, bukan langsung memulangkan pasien,” tegasnya.

Ia juga menyebut dugaan pelayanan yang kurang optimal di puskesmas tersebut bukan kali pertama terjadi. Sejumlah warga, kata dia, pernah mengalami hal serupa, mulai dari keterbatasan pelayanan hingga persoalan administrasi seperti kepesertaan jaminan kesehatan.

Atas kejadian ini, keluarga pasien mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Maros untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen dan standar pelayanan di Puskesmas Tanralili.

“Kami minta ada evaluasi serius agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Pelayanan kesehatan harus mengedepankan kemanusiaan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Tanralili belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Masyarakat pun berharap adanya transparansi serta perbaikan sistem pelayanan guna menjamin keselamatan dan hak pasien dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak.

ARFAH

Share16Tweet10SendShareSend

Related Posts

Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros
Regional

Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros

4 April 2026
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa
Regional

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Diduga Modus Order Fiktif, Pedagang di TPI Maros Kehilangan Empat Gabus Ikan
Regional

Diduga Modus Order Fiktif, Pedagang di TPI Maros Kehilangan Empat Gabus Ikan

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Diduga Modus Order Fiktif, Pedagang di TPI Maros Kehilangan Empat Gabus Ikan

Diduga Modus Order Fiktif, Pedagang di TPI Maros Kehilangan Empat Gabus Ikan

30 Maret 2026
MTP Maros Gelar “Ngopi Bareng”, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

MTP Maros Gelar “Ngopi Bareng”, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

19 Maret 2026
Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

0
Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

0
China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

0
Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros

Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros

4 April 2026
Sulawesi Utara Diguncang Gempa Susulan Pasca Tsunami Kecil di Bitung, Sejumlah Wilayah Terdampak

Sulawesi Utara Diguncang Gempa Susulan Pasca Tsunami Kecil di Bitung, Sejumlah Wilayah Terdampak

2 April 2026
Kreasi Ayam Anti Bosan, Ini Resep Praktis Favorit yang Selalu Menggugah Selera

Kreasi Ayam Anti Bosan, Ini Resep Praktis Favorit yang Selalu Menggugah Selera

2 April 2026

Editors' Picks

Ketegangan Selat Hormuz, Donald Trump Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan Negara Lain

Ketegangan Selat Hormuz, Donald Trump Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan Negara Lain

17 Maret 2026
Tampil Stylish di Segala Momen, Ini Inspirasi OOTD untuk Hangout, Kantor, dan Acara Formal

Tampil Stylish di Segala Momen, Ini Inspirasi OOTD untuk Hangout, Kantor, dan Acara Formal

25 Maret 2026
Harga DDR5 Turun, Diduga Terkait Rilis Teknologi Kompresi AI “TurboQuant”

Harga DDR5 Turun, Diduga Terkait Rilis Teknologi Kompresi AI “TurboQuant”

31 Maret 2026

© 2026 Celebes Times — The Voice of East Indonesia

  • About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team