Maros — Rangkaian kegiatan Festival Gema Ramadan (FGR) XX yang diselenggarakan oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Maros (HPPMI) Kabupaten Maros resmi ditutup dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Penutupan kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Maros, Chaidir Syam, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan kepemudaan dan keagamaan di Kabupaten Maros.
Festival Gema Ramadan merupakan agenda tahunan HPPMI Maros yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan kreativitas generasi muda, serta mempererat silaturahmi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Pada pelaksanaan tahun ini, FGR XX diisi dengan berbagai perlombaan bernuansa islami, seperti lomba patrol sahur, lomba tabuh bedug, lomba kultum, fashion show cilik, serta musik religi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat yang turut memeriahkan acara. Panitia juga menyediakan total hadiah mencapai belasan juta rupiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang menampilkan kreativitas dan bakat terbaik mereka.
Dalam pengumuman pemenang, Juara 1 Lomba Patrol Sahur diraih oleh kelompok Masyarakat Seni Salima, sementara Juara 1 Lomba Tabuh Bedug dimenangkan oleh Renufal Kassi Kebo. Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Bupati Maros sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan prestasi mereka.
Ketua Panitia Festival Gema Ramadan XX, Mustaqim Amir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Festival Gema Ramadan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keislaman di tengah masyarakat Kabupaten Maros,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi daerah.
ARFAH















