• About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team
No Result
View All Result
The Celebest Times
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
No Result
View All Result
The Celebes Times
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
Home Regional

HPPMI UMI Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis di Maros, Minta Transparansi dan Evaluasi Menyeluruh

Redaksi by Redaksi
4 Juni 2026
in Regional

MAROS — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Himpunan Pelajar dan Pemuda Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) meminta pelaksanaan program tersebut di daerah, termasuk Kabupaten Maros, diawasi secara ketat guna memastikan tata kelolanya berjalan transparan dan akuntabel.

Ketua HPPMI UMI, Salman Alfarisi, menilai berbagai dinamika yang berkembang di tingkat nasional terkait Program MBG, mulai dari pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), isu tata kelola, hingga perhatian aparat penegak hukum terhadap pelaksanaan program, harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh hanya berperan sebagai pelaksana program, tetapi juga harus memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan dapat diawasi publik.

READ ALSO

Jelang Rakernas, GEKIRA Salurkan Bantuan Sosial kepada Penyandang Disabilitas dan Warga Rentan

Jelang Rakernas, GEKIRA Salurkan Bantuan Sosial kepada Penyandang Disabilitas dan Warga Rentan

5 Juni 2026
Pernyataan Wali Kota Makassar Soal Wartawan “Abal-Abal” Tuai Kritikan PJI Sulsel

Pernyataan Wali Kota Makassar Soal Wartawan “Abal-Abal” Tuai Kritikan PJI Sulsel

4 Juni 2026

“Pemenuhan gizi anak merupakan tujuan yang baik dan harus didukung. Namun dukungan terhadap program tidak boleh menghilangkan ruang kritik dan pengawasan. Program dengan anggaran besar harus dijalankan secara transparan serta terbuka terhadap evaluasi,” kata Salman dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Ia menilai Program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menyangkut tata kelola anggaran, kualitas layanan, distribusi manfaat, serta mekanisme pengawasan di tingkat daerah.

Salman juga menyoroti pelaksanaan program di Kabupaten Maros yang disebutnya sempat menghadapi kendala teknis pada salah satu dapur penyedia makanan.

Menurut dia, terdapat dapur MBG yang operasionalnya dihentikan sementara karena persoalan teknis dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Namun, di tengah kondisi tersebut muncul pertanyaan terkait mekanisme pembiayaan dan pengawasan terhadap operasional dapur yang bersangkutan.

“Jika memang terdapat dapur yang dihentikan operasionalnya karena persoalan teknis maupun IPAL, tetapi masih terdapat pembiayaan atau insentif operasional, maka hal itu perlu dijelaskan secara terbuka. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana mekanisme pengawasannya, siapa yang melakukan evaluasi, dan bagaimana pertanggungjawaban penggunaan anggarannya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan penggunaan anggaran negara dan kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat.

Selain aspek anggaran, Salman juga menilai pelaksanaan Program MBG harus memenuhi standar keamanan pangan, kelayakan fasilitas produksi, pengelolaan limbah, serta efektivitas distribusi kepada penerima manfaat.

HPPMI UMI juga mendorong adanya keterbukaan informasi terkait pelaksanaan program di Kabupaten Maros, termasuk mekanisme penunjukan dapur penyedia makanan, keterlibatan vendor atau pemasok bahan baku, hingga sistem pengawasan yang diterapkan oleh pihak terkait.

“Jika di tingkat nasional mulai muncul berbagai pertanyaan terkait tata kelola Program MBG, maka daerah juga harus berani melakukan evaluasi. Jangan sampai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru membuka ruang praktik yang tidak transparan atau sulit diawasi publik,” kata Salman.

Karena itu, HPPMI UMI meminta Pemerintah Kabupaten Maros, DPRD Maros, serta instansi terkait untuk melakukan evaluasi berkala dan memperkuat transparansi dalam pelaksanaan Program MBG.

Menurut Salman, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas tata kelola dan tingkat kepercayaan publik terhadap pelaksanaannya.

“Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi instrumen peningkatan kualitas gizi masyarakat, sekaligus menjadi contoh tata kelola publik yang baik, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Share50Tweet32SendShareSend

Related Posts

Jelang Rakernas, GEKIRA Salurkan Bantuan Sosial kepada Penyandang Disabilitas dan Warga Rentan
Regional

Jelang Rakernas, GEKIRA Salurkan Bantuan Sosial kepada Penyandang Disabilitas dan Warga Rentan

5 Juni 2026
Pernyataan Wali Kota Makassar Soal Wartawan “Abal-Abal” Tuai Kritikan PJI Sulsel
Regional

Pernyataan Wali Kota Makassar Soal Wartawan “Abal-Abal” Tuai Kritikan PJI Sulsel

4 Juni 2026
Jalan Poros Makassar–Soppeng di Bone Rusak Parah, LPHLH Desak Pemerintah Segera Bertindak
Regional

Jalan Poros Makassar–Soppeng di Bone Rusak Parah, LPHLH Desak Pemerintah Segera Bertindak

31 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

20 Mei 2026
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

9 Mei 2026
Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

0
Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

0
China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

0
Jelang Rakernas, GEKIRA Salurkan Bantuan Sosial kepada Penyandang Disabilitas dan Warga Rentan

Jelang Rakernas, GEKIRA Salurkan Bantuan Sosial kepada Penyandang Disabilitas dan Warga Rentan

5 Juni 2026
HPPMI UMI Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis di Maros, Minta Transparansi dan Evaluasi Menyeluruh

HPPMI UMI Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis di Maros, Minta Transparansi dan Evaluasi Menyeluruh

4 Juni 2026
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

4 Juni 2026

Editors' Picks

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

4 Juni 2026
Wisata Kuliner Khas Daerah yang Wajib Dicoba Saat Traveling

Wisata Kuliner Khas Daerah yang Wajib Dicoba Saat Traveling

29 Maret 2026
Tren Makanan Sehat 2026, Dari Plant-Based hingga Clean Eating

Tren Makanan Sehat 2026, Dari Plant-Based hingga Clean Eating

1 April 2026

© 2026 Celebes Times — The Voice of East Indonesia

  • About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team