Jakarta – CEO Tesla, Elon Musk, kembali memperkenalkan pendekatan berbeda dalam proses rekrutmen karyawan. Ia tidak meminta curriculum vitae (CV) maupun surat lamaran, sebagaimana lazimnya proses perekrutan.
Sebagai gantinya, Musk hanya meminta kandidat untuk mengirimkan tiga poin singkat mengenai masalah teknis tersulit yang pernah mereka selesaikan. Permintaan tersebut ia sampaikan melalui unggahannya di platform X.
“Tiga poin singkat mengenai masalah teknis tersulit yang pernah Anda selesaikan,” tulis Musk dalam unggahan tersebut.
Musk menyatakan ketertarikannya lebih berfokus pada kemampuan nyata dalam memecahkan masalah teknis dibandingkan dokumen formal. Ia menilai pengalaman langsung dalam menyelesaikan persoalan kompleks menjadi indikator utama kompetensi kandidat.
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks perekrutan untuk tim desain chip Artificial Intelligence (AI). Kandidat yang terpilih nantinya akan bergabung dengan Tesla, yang saat ini tengah mengembangkan proyek superkomputer AI Dojo generasi terbaru untuk mendukung pengembangan teknologi kecerdasan buatan perusahaan.

















