Sejumlah miliarder dunia membawa investasi mereka ke tingkatan berbeda dengan membeli satu pulau secara keseluruhan.
Bagi kalangan superkaya ini, rumah di tepi pantai tak lagi sekadar vila eksklusif. Mereka memiliki kawasan privat lengkap dengan resor mewah, landasan pacu pribadi, hingga infrastruktur energi terbarukan.
Pulau-pulau tersebut tersebar di berbagai kawasan, mulai dari Hawaii, Bahama, Kepulauan Virgin, Fiji, hingga Australia. Nilai transaksinya pun tidak main-main, mencapai puluhan sampai ratusan juta dolar AS.
Di balik kemewahan itu, beberapa pemilik memanfaatkan pulau mereka sebagai pusat pengembangan konsep ramah lingkungan dan keberlanjutan.
Para pemiliknya berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pendiri perusahaan teknologi, taipan media, hingga investor global, dengan visi berbeda dalam mengelola “wilayah pribadi” mereka.
Dilansir laman aol.com, Sabtu (28/2), berikut sejumlah pulau milik para miliarder dunia beserta kisah di balik kepemilikannya:
Necker Island, British Virgin Islands – Milik Richard Branson
Necker Island dibeli oleh Richard Branson pada 1979 dengan harga sekitar USD 180.000. Setelah melalui renovasi besar, nilainya kini diperkirakan mendekati USD 100 juta.
Pulau ini dioperasikan sebagai eco-resort mewah yang mengandalkan energi terbarukan. Para tamu dapat menikmati suasana tropis, melihat flamingo, hingga menghadiri acara pernikahan kalangan selebritas, dengan dukungan lebih dari 60 staf tetap.
Lānaʻi, Hawaii – Milik Larry Ellison
Lānaʻi sebagian besar dimiliki oleh pendiri Oracle, Larry Ellison. Pada 2012, Ellison mengakuisisi sekitar 98% wilayah pulau tersebut senilai kurang lebih USD 300 juta.
Pulau seluas sekitar 90.000 acre itu sebelumnya memiliki dua resor besar dan dihuni sekitar 3.000 penduduk. Ellison tidak hanya menjadikannya destinasi eksklusif, tetapi juga mengembangkannya sebagai pusat inovasi berkelanjutan, termasuk uji coba energi bersih, pertanian organik, dan konsep kota pintar berbasis teknologi.
Musha Cay, Bahama – Milik David Copperfield
Musha Cay dibeli pesulap ternama David Copperfield pada 2006 dengan nilai sekitar USD 50 juta, termasuk 10 pulau kecil di sekitarnya.
Pulau ini dirancang bak panggung pertunjukan eksklusif. Para tamu datang menggunakan pesawat pribadi dan menginap di vila-vila yang dirancang khusus, bahkan dapat mengikuti permainan berburu harta karun yang terinspirasi dari atraksi sulap.
Bell Island, Bahama – Milik Aga Khan IV
Bell Island seluas 349 acre di kawasan Exumas dibeli oleh Aga Khan IV pada 2009 dengan harga sekitar USD 100 juta.
Dengan dermaga pribadi dan lokasi strategis, nilai per acre pulau ini disebut-sebut menyaingi properti premium di Manhattan, bahkan hampir 87 kali lebih mahal per acre dibandingkan Lānaʻi.

















