Jakarta — Google resmi menghadirkan pembaruan besar pada fitur belanja berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Peluncuran ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pertama yang mendapatkan teknologi tersebut, bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Pembaruan ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mencari kebutuhan Lebaran, seperti hampers maupun pakaian, yang selama ini kerap dianggap memakan waktu karena harus membandingkan banyak produk di berbagai platform.
Belanja Lebih Praktis dengan AI di Search
Melalui peningkatan pada Mode AI di fitur pencarian, pengguna kini dapat mencari produk dengan cara yang lebih natural, layaknya berbicara dengan teman. Sistem akan merespons dengan informasi yang telah dikurasi secara cerdas, mulai dari harga, ulasan, hingga ketersediaan produk.
Teknologi ini juga menampilkan visual produk secara langsung serta menyediakan tabel perbandingan untuk membantu pengguna mengambil keputusan dengan lebih cepat dan akurat.
Fitur ini didukung oleh Shopping Graph milik Google yang memuat lebih dari 50 miliar daftar produk, dengan pembaruan data yang berlangsung secara berkala. Hal ini memungkinkan pengguna mendapatkan informasi yang lebih relevan dan terkini.
Integrasi dengan Aplikasi Gemini
Selain di mesin pencari, fitur belanja AI juga terintegrasi dalam aplikasi Gemini. Pengguna dapat langsung mencari inspirasi belanja, membandingkan produk, hingga menemukan tempat pembelian tanpa harus keluar dari percakapan.
Aplikasi ini mampu memberikan rekomendasi berbasis kebutuhan pengguna, termasuk daftar belanja dengan anggaran tertentu, lengkap dengan harga dan opsi pembelian dari berbagai sumber di internet.

















