Maros — Berakhirnya pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi bagi jajaran kepolisian. Kapolres Maros, Douglas Mahendrajaya, menyampaikan penghargaan tinggi kepada seluruh personel yang telah bertugas selama pengamanan Ramadan hingga Idulfitri.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk kelancaran arus mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Maros, tidak lepas dari kerja keras serta dedikasi personel di lapangan.
Ia secara khusus mengapresiasi pengorbanan anggota yang tetap menjalankan tugas meski harus meninggalkan waktu bersama keluarga demi memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.
“Terima kasih atas dedikasi dan loyalitas rekan-rekan semua. Kalian adalah garda terdepan yang memastikan perayaan Lebaran tahun ini berjalan aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Evaluasi Hasil Operasi
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sejumlah indikator keamanan menunjukkan capaian positif, di antaranya:
Penurunan angka kriminalitas
Berkurangnya aksi balap liar
Menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas
Capaian tersebut memperkuat asumsi bahwa pendekatan preventif dan kehadiran aktif aparat di lapangan memiliki dampak nyata terhadap stabilitas keamanan.
Sinergi Lintas Instansi
Kapolres juga memberikan apresiasi kepada unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan).
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan operasi, terutama dalam mengelola mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan selama periode Lebaran.
Fokus Pasca Operasi
Seiring berakhirnya Operasi Ketupat, Polres Maros akan mengalihkan fokus pada Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga stabilitas keamanan saat masyarakat kembali beraktivitas normal.
Operasi Ketupat 2026 di Maros dapat dikategorikan berhasil secara operasional. Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi stabilitas keamanan di luar momentum musiman—di sinilah efektivitas KRYD akan diuji.














