MAROS – Lonjakan jumlah pengunjung terjadi di sejumlah destinasi wisata dan pusat perbelanjaan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada periode pasca libur Lebaran. Kondisi ini mendorong jajaran kepolisian setempat meningkatkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (28/3).
Berdasarkan hasil pemantauan, beberapa titik keramaian mencatat peningkatan signifikan. Di Grand Mall Maros, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Sementara itu, Grand Waterboom Maros mencatat sekitar 4.079 pengunjung.
Adapun Taman Wisata Alam Bantimurung juga dipadati wisatawan dengan jumlah sekitar 955 orang.
Kegiatan KRYD difokuskan pada pemantauan aktivitas masyarakat serta penguatan pengamanan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian. Personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada pengunjung untuk tetap menjaga ketertiban, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi aturan yang berlaku di masing-masing tempat.
Kasi Humas Polres Maros, Ahmad, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung pada masa pasca libur merupakan hal yang perlu diantisipasi.
“Polres Maros terus melaksanakan KRYD untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga, khususnya di lokasi wisata dan pusat keramaian yang mengalami lonjakan pengunjung,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dengan peningkatan pengamanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat tetap menikmati waktu libur dengan aman dan nyaman, serta situasi di wilayah Kabupaten Maros tetap kondusif.
ARFAH















