PT Pertamina (Persero) melalui unit usahanya, Pertamina Patra Niaga, memastikan tidak ada perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlaku mulai 1 April 2026. Kebijakan ini mencakup seluruh jenis BBM, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi, di seluruh wilayah Indonesia.
Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut arahan pemerintah guna menjaga kestabilan ekonomi nasional di tengah fluktuasi pasar energi global.
Dengan tidak adanya penyesuaian harga, masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan tarif yang sama seperti periode sebelumnya, sehingga memberikan kepastian bagi konsumen.Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah.
Pertalite dengan Research Octane Number (RON) 90 masih dijual seharga Rp 10.000 per liter. Sementara itu, Biosolar dengan Cetane Number (CN) 48 tetap berada di angka Rp 6.800 per liter.
Stabilnya harga ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempertahankan daya beli masyarakat serta mendukung sektor transportasi dan distribusi barang agar tetap berjalan optimal.Di sisi lain, BBM non-subsidi juga tidak mengalami perubahan harga.
Meski demikian, tarifnya dapat berbeda di tiap daerah karena dipengaruhi oleh faktor distribusi, biaya logistik, serta kebijakan pajak setempat. Pertamina Patra Niaga tetap mengikuti regulasi pemerintah dalam menentukan harga yang berlaku.Sebagai gambaran, harga Pertamax di wilayah DKI Jakarta berada di angka Rp 12.300 per liter.
Sementara itu, di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harganya sedikit lebih tinggi, yakni Rp 12.600 per liter. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk selalu mengecek informasi harga terbaru sesuai dengan wilayah masing-masing melalui kanal resmi Pertamina.
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 di Berbagai WilayahWilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur:
- Pertamax (RON 92): Rp 12.300/liter
- Pertamax Green 95: Rp 12.900/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.100/liter
- Dexlite (CN 51): Rp 14.200/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp 14.500/liter
- Pertamax Pertashop: Rp 12.200/liter
Wilayah Aceh dan Sumatera Utara:
- Pertamax: Rp 12.600/liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.350/liter
- Dexlite: Rp 14.500/liter
- Pertamina Dex: Rp 14.800/liter
Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau:
- Pertamax: Rp 12.900/liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.650/liter
- Dexlite: Rp 14.800/liter
- Pertamina Dex: Rp 15.100/liter
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat:
- Pertamax: Rp 12.300/liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.100/liter
- Dexlite: Rp 14.200/liter
- Pertamina Dex: Rp 14.500/liter
Wilayah Nusa Tenggara Timur:
- Pertamax: Rp 12.600/liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.350/liter
- Dexlite: Rp 14.500/liter
- Pertamina Dex: Rp 14.800/liter
Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat:
- Pertamax: Rp 12.600/liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.350/liter
- Dexlite: Rp 14.500/liter
- Pertamina Dex: Rp 14.800/liter
Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara:
- Pertamax: Rp 12.900/liter
- Pertamax Turbo: Rp 13.650/liter
- Dexlite: Rp 14.800/liter
- Pertamina Dex: Rp 15.100/liter
Wilayah FTZ Batam:
- Pertamax: Rp 11.750/liter
- Pertamax Turbo: Rp 12.400/liter
- Dexlite: Rp 13.450/liter
- Pertamina Dex: Rp 13.800/liter
Dengan kebijakan harga yang tetap ini, diharapkan stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat dapat terus terjaga di tengah ketidakpastian kondisi global.















