• About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team
No Result
View All Result
The Celebest Times
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
No Result
View All Result
The Celebes Times
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
Home National

Google dan YouTube Dukung PP Tunas, Soroti Pentingnya Pendekatan Berbasis Risiko

Redaksi by Redaksi
29 Maret 2026
in National

JAKARTA – Google dan YouTube menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia terkait perlindungan anak di ruang digital melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas.

Dalam keterangan resminya, perusahaan menyampaikan apresiasi terhadap pendekatan risk-based self-assessment yang diadopsi dalam kebijakan tersebut, yang dinilai memungkinkan pengembangan sistem perlindungan yang disesuaikan dengan usia pengguna.

“Kami percaya bahwa anak-anak layak mendapatkan ruang untuk belajar, tumbuh, dan bereksplorasi secara aman di dunia daring, bukan dibatasi sepenuhnya dari dunia tersebut,” demikian pernyataan resmi perusahaan yang disampaikan melalui blog resminya (27/3/2026).

READ ALSO

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

20 Mei 2026
Mantan Pengurus Pusat KBPP Polri Desak Kapolri Ambil Alih Penyelesaian Dualisme Kepemimpinan

Mantan Pengurus Pusat KBPP Polri Desak Kapolri Ambil Alih Penyelesaian Dualisme Kepemimpinan

18 Mei 2026

Pemerintah sebelumnya menetapkan bahwa mulai 28 Maret 2026, akun pengguna di bawah usia 16 tahun pada sejumlah platform digital berisiko tinggi akan dibatasi secara bertahap, termasuk melalui mekanisme verifikasi usia yang lebih ketat.

Menanggapi hal itu, Google menyatakan telah mengembangkan berbagai fitur perlindungan, seperti pengawasan orang tua melalui Family Link, pengaturan waktu penggunaan, serta fitur kesejahteraan digital pada YouTube.

Selain itu, perusahaan juga berencana meluncurkan teknologi verifikasi usia berbasis kecerdasan buatan di Indonesia sebelum tenggat implementasi penuh kebijakan pada 2027.

Perusahaan menyampaikan bahwa pendekatan perlindungan anak sebaiknya mempertimbangkan perbedaan tahapan usia dan memberikan ruang bagi orang tua dalam mengatur akses anak, dibandingkan dengan pembatasan secara menyeluruh.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan PP Tunas bertujuan melindungi anak dari potensi risiko di ruang digital, termasuk paparan konten yang tidak sesuai dan dampak algoritma.

YouTube juga menyoroti perannya sebagai salah satu sarana pembelajaran digital yang banyak dimanfaatkan oleh pelajar dan tenaga pendidik di Indonesia.

Perusahaan menyatakan siap berpartisipasi dalam implementasi kebijakan melalui mekanisme penilaian mandiri sebagaimana diatur dalam regulasi, serta mendorong dialog berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku industri.

ARFAH

Share50Tweet32SendShareSend

Related Posts

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
National

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

20 Mei 2026
Mantan Pengurus Pusat KBPP Polri Desak Kapolri Ambil Alih Penyelesaian Dualisme Kepemimpinan
National

Mantan Pengurus Pusat KBPP Polri Desak Kapolri Ambil Alih Penyelesaian Dualisme Kepemimpinan

18 Mei 2026
Maraknya Judi Sabung Ayam di Ponorogo, Warga Resah karena Dekat Lingkungan Pesantren
National

Maraknya Judi Sabung Ayam di Ponorogo, Warga Resah karena Dekat Lingkungan Pesantren

1 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

20 Mei 2026
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

9 Mei 2026
Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

0
Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

0
China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

0
PN Maros Hentikan Perkara Perdata Sengketa Waris, Majelis Hakim Kabulkan Eksepsi Kompetensi Absolut

PN Maros Hentikan Perkara Perdata Sengketa Waris, Majelis Hakim Kabulkan Eksepsi Kompetensi Absolut

27 Mei 2026
Dinas Perikanan Maros Gandeng Damkar Lakukan Penyiraman Area TPI Labuang Jelang Idul Adha

Dinas Perikanan Maros Gandeng Damkar Lakukan Penyiraman Area TPI Labuang Jelang Idul Adha

25 Mei 2026
“Youth Today, Leader Tomorrow”, Syafii Efendi Motivasi Generasi Muda Maros

“Youth Today, Leader Tomorrow”, Syafii Efendi Motivasi Generasi Muda Maros

25 Mei 2026

Editors' Picks

Lebih dari Sekadar Pakaian, Fashion sebagai Bentuk Ekspresi Diri

Lebih dari Sekadar Pakaian, Fashion sebagai Bentuk Ekspresi Diri

7 April 2026
Heboh Isu THR PPPK Penuh Waktu 2026 Tak Cair, PPPK Paruh Waktu Disebut WFH 2 Bulan

Heboh Isu THR PPPK Penuh Waktu 2026 Tak Cair, PPPK Paruh Waktu Disebut WFH 2 Bulan

18 Maret 2026
Harga DDR5 Turun, Diduga Terkait Rilis Teknologi Kompresi AI “TurboQuant”

Harga DDR5 Turun, Diduga Terkait Rilis Teknologi Kompresi AI “TurboQuant”

31 Maret 2026

© 2026 Celebes Times — The Voice of East Indonesia

  • About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team