• About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team
No Result
View All Result
The Celebest Times
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
No Result
View All Result
The Celebes Times
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
Home National

Dino Patti Djalal Soroti Eskalasi Konflik Timur Tengah, Nilai Mediasi Indonesia ke Teheran Tidak Realistis

Rhaka Mahesa by Rhaka Mahesa
1 Maret 2026
in National

JAKARTA — Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Dino Patti Djalal, menyampaikan analisis tajam terkait meningkatnya konflik di Timur Tengah melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 1 Maret 2026. Dalam pernyataannya, ia menyoroti dampak geopolitik serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta implikasinya bagi posisi diplomasi Indonesia.

Dino Patti Djalal diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada periode 14 Juli 2014 hingga 20 Oktober 2014.

Dalam video yang direkam di sebuah kafe di London tersebut, Dino menyebut dunia internasional dikejutkan oleh serangan militer yang terjadi, terlebih karena berlangsung pada bulan Ramadan yang dinilainya menimbulkan sensitivitas tersendiri bagi dunia Islam.

READ ALSO

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU

7 Agustus 2026
LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar

LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar

28 Juli 2026

Konflik Diprediksi Berkepanjangan

Menurut Dino, konflik yang terjadi berpotensi berlangsung lama karena tujuan operasi militer dinilai tidak hanya membatasi kemampuan nuklir Iran, tetapi juga mengarah pada upaya mengganti pemerintahan di Teheran.

Ia menilai berbagai instrumen—mulai dari tekanan militer, politik, ekonomi hingga operasi intelijen—kemungkinan akan digunakan untuk melemahkan pemerintah Iran. Di sisi lain, Iran diperkirakan akan melakukan perlawanan dengan memanfaatkan jaringan politik dan militernya di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut, kata dia, berisiko memperluas konflik dan menyeret aktor-aktor regional lainnya, sehingga menciptakan guncangan geopolitik yang lebih luas.

Kritik terhadap Pendekatan Militer

Dino juga menegaskan bahwa Iran dalam konteks konflik ini merupakan pihak yang diserang, bukan pihak yang memulai serangan terhadap Amerika Serikat maupun Israel. Ia menilai kegagalan perundingan diplomatik tidak dapat dijadikan legitimasi bagi tindakan militer.

Menurutnya, penggunaan kekuatan bersenjata sebagai solusi konflik mencerminkan tren yang mengkhawatirkan dalam politik global dan berpotensi mengancam stabilitas internasional.

Soroti Rencana Mediasi Indonesia

Dalam analisanya, Dino menanggapi pernyataan pemerintah Indonesia mengenai kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator konflik dengan melakukan kunjungan ke Teheran.

Ia menilai gagasan tersebut tidak realistis dari berbagai aspek, mulai dari dinamika politik kekuatan besar, hubungan diplomatik Indonesia–Iran yang dinilai belum cukup kuat, hingga hambatan logistik dan politik.

Dino berpendapat negara adidaya seperti Amerika Serikat jarang menerima mediasi pihak ketiga ketika sedang menjalankan operasi militer. Selain itu, ia menilai upaya mediasi juga berpotensi menimbulkan dilema diplomatik karena Indonesia harus berinteraksi langsung dengan berbagai pihak yang saling berkonflik, termasuk Israel.

Dorong Sikap Tegas Politik Luar Negeri

Alih-alih mengambil peran mediator, Dino menyarankan Indonesia mempertegas posisi politik luar negeri dengan menyampaikan sikap yang konsisten terhadap prinsip perdamaian dan hukum internasional.

Ia menekankan pentingnya mempertahankan prinsip politik luar negeri bebas aktif, termasuk keberanian menyampaikan kritik terhadap negara besar apabila dinilai melanggar norma internasional.

Menurutnya, perbedaan sikap dengan negara mitra tidak selalu berarti permusuhan, melainkan bagian dari diplomasi yang berdaulat.

Usulan Penangguhan Pasukan Perdamaian

Dalam bagian akhir analisanya, Dino juga mengusulkan agar pemerintah Indonesia mempertimbangkan penangguhan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza dalam kerangka International Stabilization Force (ISF), sambil melakukan evaluasi terhadap situasi keamanan yang berkembang di kawasan.

Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi sinyal bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip dan berhati-hati terhadap risiko keterlibatan dalam konflik yang semakin kompleks.

Video tersebut diakhiri dengan ajakan kepada publik untuk mendiskusikan pandangan yang disampaikannya secara terbuka, serta menekankan pentingnya keberanian menyampaikan kebenaran dalam diplomasi internasional.

Share11Tweet7SendShareSend

Related Posts

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU
National

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU

7 Agustus 2026
LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar
National

LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar

28 Juli 2026
LOGIS 08 Desak Kejagung Perluas Penyidikan Dugaan Korupsi Program MBG
National

LOGIS 08 Desak Kejagung Perluas Penyidikan Dugaan Korupsi Program MBG

8 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

20 Mei 2026
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

9 Mei 2026
Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

0
Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

0
China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

0
Antrean BBM Masih Terjadi, HPPMI Camba Desak Evaluasi Distribusi dan Buka Data

Antrean BBM Masih Terjadi, HPPMI Camba Desak Evaluasi Distribusi dan Buka Data

10 September 2026
Sepekan Listrik Padam Bergilir hingga 4 Jam, HPPMI Maros Desak PLN Buka Data dan Jelaskan Hak Konsumen

Sepekan Listrik Padam Bergilir hingga 4 Jam, HPPMI Maros Desak PLN Buka Data dan Jelaskan Hak Konsumen

8 September 2026
Pembekuan KNPI Maros Dipersoalkan, Ervan Prakasa: “Uji Dulu Rantai Legitimasi dan Kewenangannya”

Pembekuan KNPI Maros Dipersoalkan, Ervan Prakasa: “Uji Dulu Rantai Legitimasi dan Kewenangannya”

1 September 2026

Editors' Picks

Kreasi Ayam Anti Bosan, Ini Resep Praktis Favorit yang Selalu Menggugah Selera

Kreasi Ayam Anti Bosan, Ini Resep Praktis Favorit yang Selalu Menggugah Selera

2 April 2026
Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara Digelar Selasa, Usung Tema Lingkungan dan Perdamaian

Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara Digelar Selasa, Usung Tema Lingkungan dan Perdamaian

9 Maret 2026
Gaya Fashion Selebriti yang Bisa Ditiru: Simpel, Stylish, dan Tetap Nyaman

Gaya Fashion Selebriti yang Bisa Ditiru: Simpel, Stylish, dan Tetap Nyaman

13 Maret 2026

© 2026 Celebes Times — The Voice of East Indonesia

  • About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team