• About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team
No Result
View All Result
The Celebest Times
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
No Result
View All Result
The Celebes Times
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
Home National

Potongan Video Cak Nun 2012 Kembali Mencuat, Publik Kaitkan dengan Konflik Timur Tengah

Rhaka Mahesa by Rhaka Mahesa
1 Maret 2026
in National

JAKARTA – Sebuah potongan video lama menampilkan budayawan dan intelektual Muslim Indonesia, Emha Ainun Nadjib, kembali beredar luas di media sosial dan memicu diskusi publik di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Rekaman tersebut berasal dari kegiatan Tabligh Nusantara yang digelar di Masjid Agung Al-Aqsha Klaten pada 22 Februari 2012. Isi pernyataan yang disampaikan lebih dari satu dekade lalu itu kini dinilai sebagian warganet relevan dengan dinamika konflik regional yang kembali memanas.

Dalam video tersebut, Cak Nun menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan perubahan peta kekuatan global, termasuk potensi konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

READ ALSO

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU

7 Agustus 2026
LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar

LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar

28 Juli 2026

“Suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika… dan nanti Arab Saudi bisa dipastikan akan membela Israel,” ujar Cak Nun dalam rekaman yang kembali viral tersebut.

Pernyataan itu kembali diperbincangkan seiring meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Tel Aviv, serta dinamika politik luar negeri negara-negara kawasan Teluk, termasuk Arab Saudi.

Sebagian publik menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk ketajaman analisis geopolitik yang membaca kecenderungan hubungan internasional sejak lama. Namun, tidak sedikit pula yang memandangnya sebagai refleksi pemikiran filosofis yang bersifat interpretatif, bukan prediksi literal mengenai masa depan.

Selain membahas kemungkinan konflik global, Cak Nun dalam kesempatan itu juga mengajukan pertanyaan reflektif mengenai posisi Indonesia dalam percaturan internasional.

“Pertanyaannya, untuk Indonesia membela mana?” ucapnya dalam potongan video tersebut.

Kemunculan kembali rekaman lama ini menunjukkan bagaimana pernyataan tokoh publik dapat memperoleh makna baru ketika dibaca dalam konteks peristiwa aktual. Di tengah situasi global yang terus berkembang, diskusi mengenai peran dan posisi Indonesia dalam konflik internasional pun kembali menjadi perhatian publik

Share16Tweet10SendShareSend

Related Posts

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU
National

DPP PEMUDA LIRA GANDENG BAWASLU RI PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF PEMILU

7 Agustus 2026
LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar
National

LOGIS 08 Dukung Langkah BGN Tutup SPPG yang Tidak Memenuhi Standar

28 Juli 2026
LOGIS 08 Desak Kejagung Perluas Penyidikan Dugaan Korupsi Program MBG
National

LOGIS 08 Desak Kejagung Perluas Penyidikan Dugaan Korupsi Program MBG

8 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

20 Mei 2026
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

9 Mei 2026
Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

0
Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

0
China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

0
Antrean BBM Masih Terjadi, HPPMI Camba Desak Evaluasi Distribusi dan Buka Data

Antrean BBM Masih Terjadi, HPPMI Camba Desak Evaluasi Distribusi dan Buka Data

10 September 2026
Sepekan Listrik Padam Bergilir hingga 4 Jam, HPPMI Maros Desak PLN Buka Data dan Jelaskan Hak Konsumen

Sepekan Listrik Padam Bergilir hingga 4 Jam, HPPMI Maros Desak PLN Buka Data dan Jelaskan Hak Konsumen

8 September 2026
Pembekuan KNPI Maros Dipersoalkan, Ervan Prakasa: “Uji Dulu Rantai Legitimasi dan Kewenangannya”

Pembekuan KNPI Maros Dipersoalkan, Ervan Prakasa: “Uji Dulu Rantai Legitimasi dan Kewenangannya”

1 September 2026

Editors' Picks

Cara Membuat Ketupat yang Tidak Mudah Basi untuk Sajian Istimewa Lebaran

Cara Membuat Ketupat yang Tidak Mudah Basi untuk Sajian Istimewa Lebaran

18 Maret 2026
TNI AU Kerahkan 300 Personel untuk Karya Bakti di Maros Sambut HUT ke-80

TNI AU Kerahkan 300 Personel untuk Karya Bakti di Maros Sambut HUT ke-80

30 Maret 2026
Pembekuan KNPI Maros Dipersoalkan, Ervan Prakasa: “Uji Dulu Rantai Legitimasi dan Kewenangannya”

Pembekuan KNPI Maros Dipersoalkan, Ervan Prakasa: “Uji Dulu Rantai Legitimasi dan Kewenangannya”

1 September 2026

© 2026 Celebes Times — The Voice of East Indonesia

  • About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team