MAROS — Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, bantuan senilai Rp20 juta disalurkan untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Maros.
Bantuan tersebut disalurkan melalui program InJourney Airports Berdaya UMK kepada warga RT 04 RW 09, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Dana itu diperuntukkan bagi penyediaan gerobak UMKM guna menunjang aktivitas usaha masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.
Program ini menjadi bagian dari upaya PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan produktivitas pelaku UMKM, serta memperkuat kemandirian ekonomi warga.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan tanggung jawab perusahaan tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan kebandarudaraan, tetapi juga mencakup kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Bagi kami, tanggung jawab perusahaan tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan kebandarudaraan, tetapi juga bagaimana kami dapat tumbuh bersama masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui program InJourney Airports Berdaya UMK, pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung pengembangan usaha masyarakat, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Dihadiri Ketua DPRD Maros
Penyaluran bantuan secara simbolis turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Maros, Dr. Muhammad Gemilang Pagessa, S.Tr.Sos., M.Si., bersama para penerima manfaat.
Kehadiran unsur legislatif dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah untuk mendorong pemberdayaan UMKM serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berharap kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan dapat membantu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Maros.
Melalui program CSR InJourney Airports Berdaya UMK, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.
Dukungan terhadap UMKM diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sarana usaha, tetapi juga menjadi langkah untuk memperluas peluang ekonomi dan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat secara berkelanjutan.















