• About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team
No Result
View All Result
The Celebest Times
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
No Result
View All Result
The Celebes Times
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
Home Regional

Silaturahmi di MUI Maros, Tamsil Linrung Dorong Desa Bangun Ekosistem Ekonomi Mandiri

Redaksi by Redaksi
24 Oktober 2026
in Regional

MAROS — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Drs. H. Tamsil Linrung, mendorong pemerintah desa bersama tokoh agama dan masyarakat mengambil peran aktif dalam mempercepat pembangunan ekonomi berbasis desa.

Hal tersebut disampaikan Tamsil Linrung dalam acara silaturahmi senator DPD RI dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Tim Desa Religi di Gedung MUI Maros, Sabtu (24/10/2026).

Dalam sambutannya, Tamsil menegaskan bahwa desa memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Menurutnya, berbagai program pemerintah dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan warga.

READ ALSO

Minggu Kasih di Gereja Katolik Maros, Wakapolres Ajak Jemaat Jaga Toleransi

Minggu Kasih di Gereja Katolik Maros, Wakapolres Ajak Jemaat Jaga Toleransi

25 Oktober 2026
Bertahun-tahun Minim Penerangan, Alliritengae Akhirnya Dapat Lampu Jalan Tenaga Surya

Bertahun-tahun Minim Penerangan, Alliritengae Akhirnya Dapat Lampu Jalan Tenaga Surya

25 Oktober 2026

Ia menyebut sejumlah program yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa, di antaranya Koperasi Desa Merah Putih, rumah subsidi, Kampung Nelayan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta bantuan sektor pertanian dan peternakan.

“Para kepala desa punya peran strategis untuk Indonesia ke depan,” ujarnya.

Tamsil meminta pemerintah desa proaktif mendata masyarakat yang belum memiliki rumah agar dapat diusulkan sebagai penerima program rumah subsidi.

Ia menjelaskan, program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan rumah pertama. Menurutnya, warga yang masih tinggal bersama beberapa keluarga dalam satu rumah perlu menjadi perhatian pemerintah desa.

Tamsil menyebut angsuran rumah subsidi dapat mencapai sekitar Rp1,2 juta per bulan, dengan tenor 10 hingga 20 tahun, bergantung pada skema pembiayaan dan ketentuan program yang berlaku.

Ia menilai skema tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini mengeluarkan biaya sewa rumah dalam jumlah serupa.

Selain perumahan, Tamsil juga menyoroti peluang pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah yang memiliki potensi perikanan.

Menurutnya, fasilitas seperti pabrik es, SPBU atau SPBN, serta dermaga dapat membantu nelayan memenuhi kebutuhan operasional dan mempermudah aktivitas melaut.

“Nelayan kita bisa memperoleh keringanan untuk melaut dan mendapatkan solusi atas keluhan yang selama ini mereka hadapi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Tamsil turut menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya memiliki dampak ekonomi berantai bagi masyarakat.

Ia mengatakan, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja dan menciptakan pasar bagi produk pertanian, peternakan, serta perikanan lokal.

Kebutuhan telur, daging, ayam, ikan, dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG, menurutnya, dapat menjadi peluang bagi kelompok tani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha di desa.

Karena itu, ia mendorong pemerintah desa membangun ekosistem produksi yang saling terhubung agar kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari daerah sendiri.

Meski mendukung program tersebut, Tamsil mengakui masih terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaannya, terutama terkait tata kelola.

“Ada kelemahannya di lapangan, itu tata kelolanya. Ayo kita benahi, bukan konsep dasarnya yang salah,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa setiap dugaan penyimpangan harus ditangani secara objektif dan berdasarkan bukti, tanpa mengabaikan manfaat program bagi masyarakat.

Tamsil juga mengajak pemerintah desa memanfaatkan peluang bantuan di sektor pertanian dan peternakan.

Ia menyinggung bantuan alat dan mesin pertanian, bibit tanaman, serta dukungan pengembangan usaha peternakan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas.

Menurutnya, warga yang belum memiliki keterampilan dapat mengikuti pelatihan melalui penyuluh pertanian maupun peternakan yang bertugas di daerah.

Ia berharap kepala desa mampu mengidentifikasi potensi wilayahnya, mendata kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, kemudian mengusulkan program sesuai kebutuhan.

Tamsil bahkan menyampaikan rencana untuk turun langsung mengunjungi desa-desa guna melihat program dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.

“Saya akan datang di desa melihat Ibu Desa punya program apa di desanya,” katanya.

Ia berharap pendekatan tersebut dapat membantu menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan dukungan kementerian maupun lembaga terkait.

Dalam sambutannya, Tamsil juga menyampaikan peluang pengusulan pembangunan sumur bor untuk pesantren dan institusi keagamaan yang membutuhkan akses air bersih.

Ia menyebut adanya program pembangunan ribuan sumur bor serta jembatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Untuk mempercepat pelaksanaan, ia menyarankan agar usulan pembangunan sumur bor di wilayah berdekatan dihimpun dalam satu kelompok lokasi sehingga pengerjaannya lebih efisien.

Tamsil juga mengingatkan pemerintah desa agar tidak membiarkan kerusakan infrastruktur berlangsung tanpa tindak lanjut.

“Kalau ada jembatan yang rusak, jangan diam! Kabari kami!” serunya.

Menurutnya, infrastruktur yang memadai penting untuk memperlancar aktivitas masyarakat, memperkuat konektivitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Selain membahas pembangunan ekonomi, Tamsil mengajak MUI dan institusi keagamaan memperkuat peran sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan perlu diikuti tindakan nyata, terutama dalam membantu masyarakat miskin dan kelompok yang membutuhkan perhatian.

Tamsil mengutip kisah KH Ahmad Dahlan tentang Surah Al-Ma’un untuk menekankan pentingnya mengamalkan ajaran agama melalui kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, keberhasilan institusi keagamaan tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

“MUI harus tampil menjadi khairu ummah, menjadi umat terbaik. Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi sesama,” tuturnya.

Ia berharap MUI di daerah dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa, aparat keamanan, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong program pemberdayaan yang produktif.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi yang Dirasakan Masyarakat

Tamsil juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak semestinya hanya dilihat dari angka statistik, tetapi harus diukur melalui perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.

Ia menilai pembangunan desa perlu diarahkan pada peningkatan pendapatan, terbukanya kesempatan kerja, serta semakin mudahnya masyarakat mengakses kebutuhan dasar.

Menurutnya, berbagai program pemerintah akan memberikan dampak lebih besar apabila pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat bergerak bersama.

Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Jangan tanya apa manfaat orang lain ke kita, tapi tanya kepada diri kita: apa manfaat saya bagi orang lain?” ujar Tamsil.

Ia menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak membuka ruang kolaborasi dan menyampaikan usulan masyarakat yang produktif agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan program yang tersedia.

Share10Tweet7SendShareSend

Related Posts

Minggu Kasih di Gereja Katolik Maros, Wakapolres Ajak Jemaat Jaga Toleransi
Regional

Minggu Kasih di Gereja Katolik Maros, Wakapolres Ajak Jemaat Jaga Toleransi

25 Oktober 2026
Bertahun-tahun Minim Penerangan, Alliritengae Akhirnya Dapat Lampu Jalan Tenaga Surya
Regional

Bertahun-tahun Minim Penerangan, Alliritengae Akhirnya Dapat Lampu Jalan Tenaga Surya

25 Oktober 2026
Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan CSR Rp20 Juta untuk Pengembangan UMKM di Maros
Regional

Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan CSR Rp20 Juta untuk Pengembangan UMKM di Maros

24 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Konsolidasi KBPP Polri Tetapkan AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

20 Mei 2026
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan Bayi oleh Pengasuh Rumah Quran di Maros

9 Mei 2026
Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

0
Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

0
China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

0
Minggu Kasih di Gereja Katolik Maros, Wakapolres Ajak Jemaat Jaga Toleransi

Minggu Kasih di Gereja Katolik Maros, Wakapolres Ajak Jemaat Jaga Toleransi

25 Oktober 2026
Bertahun-tahun Minim Penerangan, Alliritengae Akhirnya Dapat Lampu Jalan Tenaga Surya

Bertahun-tahun Minim Penerangan, Alliritengae Akhirnya Dapat Lampu Jalan Tenaga Surya

25 Oktober 2026
Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan CSR Rp20 Juta untuk Pengembangan UMKM di Maros

Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan CSR Rp20 Juta untuk Pengembangan UMKM di Maros

24 Oktober 2026

Editors' Picks

BKPSDM Maros Tunggu Proses Hukum, ASN Berinisial HR Terancam Pemberhentian Tidak Hormat

BKPSDM Maros Tunggu Proses Hukum, ASN Berinisial HR Terancam Pemberhentian Tidak Hormat

15 Oktober 2026
Dugaan Penelantaran Pasien di Puskesmas Tanralili Disorot, Keluarga Keluhkan Dipulangkan Sebelum Diperiksa Dokter

Dugaan Penelantaran Pasien di Puskesmas Tanralili Disorot, Keluarga Keluhkan Dipulangkan Sebelum Diperiksa Dokter

28 Maret 2026
Trump Klaim Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel

Trump Klaim Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel

28 Februari 2026

© 2026 Celebes Times — The Voice of East Indonesia

  • About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team