MAROS — Bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda menjadi perhatian dalam upacara bendera di SMA Negeri 8 Mandai, Kabupaten Maros, Senin (19/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Maros, Iptu Asri Arief, bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus menyampaikan amanat tentang bahaya narkoba bagi generasi muda.
Dalam amanatnya, Iptu Asri Arief mengajak para siswa untuk menjauhi narkoba dan mengisi masa muda dengan kegiatan positif yang dapat menunjang pendidikan serta masa depan mereka.
Ia menegaskan bahwa narkoba tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga dapat merusak masa depan, menghancurkan keluarga, mengganggu pendidikan, serta menghambat cita-cita generasi penerus bangsa.
Menurut Iptu Asri Arief, para pelajar perlu memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang berpotensi menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba, termasuk pengaruh lingkungan pergaulan.
Ia mengingatkan bahwa seseorang yang awalnya hanya ingin mencoba narkoba dapat terjebak dalam ketergantungan yang berdampak panjang terhadap kehidupan, pendidikan, dan masa depannya.
“Jangan pernah mencoba narkoba sekalipun hanya sekali. Jangan pertaruhkan masa depan yang begitu berharga hanya demi kesenangan sesaat,” demikian pesan dalam amanat yang disampaikan pada upacara tersebut.
Selain mengingatkan bahaya narkoba, Kasat Narkoba Polres Maros itu juga mengajak para siswa untuk memilih pergaulan yang sehat, membangun karakter positif, serta memanfaatkan waktu untuk belajar, berolahraga, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.
Iptu Asri Arief turut menekankan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat, disiplin, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Para pelajar diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Ia juga mengingatkan siswa agar menyampaikan informasi kepada pihak yang berwenang apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Menurutnya, pencegahan narkoba membutuhkan keberanian untuk menolak, kepedulian bersama, serta dukungan dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat terkait.
Menutup amanatnya, Iptu Asri Arief mengajak seluruh siswa SMA Negeri 8 Mandai menjadikan masa muda sebagai kesempatan untuk belajar, berkarya, dan meraih prestasi, bukan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Masa muda adalah masa untuk belajar, berkarya, berprestasi, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Jangan biarkan narkoba merampas kesempatan tersebut,” demikian pesan dalam amanatnya.
Ia juga menggelorakan semangat “Narkoba No, Prestasi Yes” sebagai ajakan kepada generasi muda untuk menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berkarakter, berintegritas, dan bebas narkoba.















