JAKARTA — Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), organisasi sayap Partai Gerindra, menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas, panti asuhan, dan masyarakat rentan di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang.
Kegiatan yang berlangsung Kamis (4/6/2026) itu dipimpin Ketua Panitia Rakernas GEKIRA, Melki M. Suawah, bersama jajaran panitia. Bantuan disalurkan di Ciledug, Tangerang, Koja, Jakarta Utara, serta Duren Sawit, Jakarta Timur.
Di Tangerang, bantuan diberikan melalui Yayasan Daud Ministry yang membina penyandang disabilitas, khususnya tuna netra. Melki mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rakernas GEKIRA yang dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Juni 2026.
“Bagi kami, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bukan sekadar program, tetapi menjadi bagian dari nilai yang terus kami jalankan dalam organisasi,” kata Melki dalam keterangannya.
Menurut dia, kegiatan sosial tersebut juga sejalan dengan semangat kepedulian terhadap kelompok rentan yang selama ini menjadi perhatian organisasi.
Usai dari Tangerang, rombongan GEKIRA melanjutkan kegiatan ke Kampung Beting, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di kawasan tersebut, bantuan diterima langsung oleh Ketua RW 019 Ricardo Hutahaean.
Ricardo menyebut sebagian besar warga di wilayahnya berasal dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang bekerja sebagai buruh harian, pemulung, maupun tenaga bongkar muat.
“Bantuan seperti ini sangat membantu masyarakat kami. Masih banyak warga yang membutuhkan perhatian, termasuk anak-anak yang menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, GEKIRA juga menerima masukan terkait kondisi sosial masyarakat setempat, termasuk persoalan anak putus sekolah dan kelompok rentan yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.
Wakil Ketua Umum Bidang Persekutuan Umat Kristiani GEKIRA, Rienova Serry Donie, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu kelompok yang membutuhkan.
“Kami ingin mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban mereka,” katanya.
Rangkaian bakti sosial kemudian ditutup dengan kunjungan ke Yayasan Elsafan di Duren Sawit, Jakarta Timur. Yayasan tersebut menampung dan membina anak-anak tuna netra dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, GEKIRA menyerahkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok sekaligus berdialog dengan para penghuni yayasan. Sejumlah anak binaan juga menampilkan kemampuan bermusik yang mendapat apresiasi dari para tamu yang hadir.
Melki mengatakan kegiatan sosial menjelang Rakernas merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam membantu kelompok yang membutuhkan,” ujarnya.
Rakernas GEKIRA dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 dengan menghadirkan pengurus dan kader dari berbagai daerah di Indonesia.
















