Menjelang akhir hayatnya, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno disebut masih memikirkan masa depan bangsa dan negara. Salah satu harapan yang belum sempat terwujud adalah keinginannya agar dilakukan amendemen kelima Undang-Undang Dasar 1945.
Hal tersebut disampaikan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, saat ditemui di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Senin (2/3), dilansir Tribun News. Menurut Muzani, pada momen Lebaran tahun lalu Try Sutrisno pernah mengutarakan harapannya agar amendemen UUD 1945 dapat terealisasi sebelum dirinya wafat.
Read More: Try Sutrisno Meninggal Dunia, Ini Pengabdiannya untuk Negeri
Muzani menegaskan bahwa pesan itu ia pegang teguh sebagai pimpinan MPR. Ia menjelaskan, keinginan tersebut dilandasi semangat menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memastikan keberlanjutan Indonesia ke arah yang lebih baik.
Terlepas dari wacana tersebut, politikus Partai Gerindra itu menilai Try Sutrisno sebagai figur pejuang yang konsisten mengabdikan pikiran, tenaga, dan waktunya untuk kepentingan bangsa. Bahkan di usia lanjut, almarhum disebut tetap memberi perhatian besar pada nilai persatuan, kesatuan, dan gotong royong hingga akhir hayatnya.
Sementara itu, mantan Panglima ABRI Wiranto mengungkapkan bahwa Try Sutrisno kerap menyampaikan berbagai hal penting terkait urusan kenegaraan sebelum wafat. Wiranto, yang kini menjabat sebagai penasihat khusus Presiden bidang politik dan keamanan, mengatakan komunikasi di antara keduanya berjalan intens.
Menurut Wiranto, setiap persoalan prinsip yang dianggap penting oleh Try Sutrisno selalu disampaikan, termasuk hal-hal yang dinilai perlu diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kenangannya, Wiranto menggambarkan Try Sutrisno sebagai pribadi yang sederhana dan taat pada konstitusi. Ia juga menilai almarhum selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

















