• About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team
No Result
View All Result
The Celebest Times
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
No Result
View All Result
The Celebes Times
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Regional
  • National
  • World
  • Business
  • Politics
  • Tech
Home World

AS dan Israel Serang Iran: Ini Latar Belakang dan Fakta yang Diketahui Sejauh Ini

Tenri by Tenri
28 Februari 2026
in World

TEHERAN/WASHINGTON – Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer terhadap sejumlah lokasi di Iran, termasuk ibu kota Teheran, dalam operasi yang disebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai “operasi tempur besar”. Serangan tersebut menandai eskalasi terbaru konflik di Timur Tengah di tengah negosiasi nuklir yang sebelumnya masih berlangsung.

Dilansir Al Jazeera, serangan terjadi pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat dan disebut sebagai bagian dari operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel. Hingga kini, laporan mengenai jumlah korban dan tingkat kerusakan di Iran maupun Israel masih terbatas.

Ledakan Guncang Teheran dan Sejumlah Kota

Kantor berita Iran, Fars, melaporkan serangkaian ledakan terdengar di Teheran sekitar pukul 09.27 waktu setempat. Koresponden di wilayah barat kota menyebut sedikitnya dua ledakan besar terdengar, sementara rekaman video di media sosial memperlihatkan asap membumbung dari beberapa titik.

READ ALSO

Gejolak Timur Tengah dan Imbasnya bagi Industri Dalam Negeri

Gejolak Timur Tengah dan Imbasnya bagi Industri Dalam Negeri

31 Maret 2026
Prajurit TNI Gugur Saat Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon Selatan

Prajurit TNI Gugur Saat Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon Selatan

30 Maret 2026

Serangan rudal dilaporkan menghantam kawasan University Street dan area Jomhouri di Teheran, termasuk lokasi yang berada dekat markas Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Ledakan juga terjadi di wilayah Seyyed Khandan di bagian utara ibu kota.

Selain Teheran, laporan media lokal menyebutkan ledakan terjadi di sejumlah kota lain, antara lain Kermanshah, Qom, Tabriz, Isfahan, Ilam, Karaj, serta Provinsi Lorestan.

Departemen Pertahanan AS kemudian mengonfirmasi operasi tersebut dengan nama “Operation Epic Fury”, pernyataan resmi pertama militer Amerika sejak serangan dimulai.

Tujuan Operasi Militer

Dalam pernyataannya, Trump mengatakan operasi tersebut bertujuan menghancurkan kemampuan rudal Iran serta melumpuhkan industri persenjataannya.

Ia menyebut target operasi meliputi:

  • Penghancuran kemampuan rudal Iran
  • Penargetan kekuatan angkatan laut Iran
  • Gangguan terhadap kelompok bersenjata pro-Iran di kawasan
  • Pencegahan Iran memperoleh senjata nuklir

Trump juga memperingatkan militer Iran agar menyerah dan menjanjikan amnesti bagi yang meletakkan senjata, namun mengancam konsekuensi fatal bagi yang melawan. Pejabat AS yang dikutip Reuters menyebut operasi ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari.

Latar Belakang Ketegangan

Serangan terjadi setelah bertahun-tahun ketegangan terkait program nuklir Iran. Amerika Serikat dan Israel menilai aktivitas pengayaan uranium serta pengembangan rudal Iran sebagai ancaman keamanan regional.

Iran sendiri berulang kali menegaskan program nuklirnya bertujuan damai dan bukan untuk membangun senjata nuklir. Eskalasi terbaru muncul meski mediator Oman sebelumnya melaporkan kemajuan dalam perundingan di Jenewa, termasuk rencana verifikasi penuh oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Trump bahkan menyatakan operasi ini memberi peluang bagi rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka.

Iran Balas Serangan

Militer Israel melaporkan Iran merespons dengan meluncurkan rudal ke arah wilayah Israel, memicu sirene peringatan serangan udara di sejumlah daerah dan ledakan di wilayah utara negara itu.

Tak lama kemudian, Iran juga dilaporkan menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk:

  • Pangkalan Al Udeid di Qatar
  • Pangkalan Al-Salem di Kuwait
  • Pangkalan Al-Dhafra di Uni Emirat Arab
  • Markas Armada Kelima AS di Bahrain

Ledakan juga dilaporkan terdengar di Riyadh, Arab Saudi, serta serangan terhadap pangkalan AS di Yordania.

Seorang pejabat parlemen Iran memperingatkan respons “menghancurkan” terhadap serangan tersebut.

Israel: Operasi Akan Berlanjut

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan operasi militer yang diberi nama “Lion’s Roar” akan terus berlangsung selama dianggap perlu.

Ia menegaskan serangan ditujukan untuk mengatasi ancaman keamanan dari Iran.

Keberadaan Pemimpin Iran Belum Jelas

Keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei belum diketahui secara pasti setelah beberapa hari tidak tampil di publik. Jalan menuju kompleks kediamannya di pusat Teheran dilaporkan ditutup aparat keamanan saat ledakan terjadi.

Sementara itu, kantor kepresidenan Iran memastikan Presiden Masoud Pezeshkian berada dalam kondisi aman.

Situasi di kawasan masih berkembang cepat, dengan kekhawatiran meningkat bahwa konflik dapat meluas menjadi konfrontasi regional berskala lebih besar.

(Sumber: Al Jazeera)

Share22Tweet14SendShareSend

Related Posts

Gejolak Timur Tengah dan Imbasnya bagi Industri Dalam Negeri
World

Gejolak Timur Tengah dan Imbasnya bagi Industri Dalam Negeri

31 Maret 2026
Prajurit TNI Gugur Saat Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon Selatan
World

Prajurit TNI Gugur Saat Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon Selatan

30 Maret 2026
Austria Siapkan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 14 Tahun
World

Austria Siapkan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 14 Tahun

29 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

ACC Menang Gugatan, Alfian Palaguna Sebut Penggugat Abaikan Mekanisme Sengketa

31 Maret 2026
Diduga Modus Order Fiktif, Pedagang di TPI Maros Kehilangan Empat Gabus Ikan

Diduga Modus Order Fiktif, Pedagang di TPI Maros Kehilangan Empat Gabus Ikan

30 Maret 2026
MTP Maros Gelar “Ngopi Bareng”, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

MTP Maros Gelar “Ngopi Bareng”, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

19 Maret 2026
Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

Ramai di Media Sosial, Orang Tua Siswa Spill Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadan

0
Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

Dua Warga Ajukan Uji Materi UU Pemilu ke MK, Minta Larangan Kerabat Presiden Ikut Pilpres

0
China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

China Batasi Ekspor ke 40 Perusahaan Jepang, Ketegangan Ekonomi Meningkat

0
Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros

Pemblokiran Akses Warga Disorot, Praktisi Hukum Desak Intervensi Pemkab Maros

4 April 2026
Sulawesi Utara Diguncang Gempa Susulan Pasca Tsunami Kecil di Bitung, Sejumlah Wilayah Terdampak

Sulawesi Utara Diguncang Gempa Susulan Pasca Tsunami Kecil di Bitung, Sejumlah Wilayah Terdampak

2 April 2026
Kreasi Ayam Anti Bosan, Ini Resep Praktis Favorit yang Selalu Menggugah Selera

Kreasi Ayam Anti Bosan, Ini Resep Praktis Favorit yang Selalu Menggugah Selera

2 April 2026

Editors' Picks

Tampil Percaya Diri, Tips Memilih Outfit Sesuai Bentuk Tubuh

Tampil Percaya Diri, Tips Memilih Outfit Sesuai Bentuk Tubuh

11 Maret 2026
Dewan Pers Minta Instansi Tak Layani Permintaan THR dari Oknum Wartawan

Dewan Pers Minta Instansi Tak Layani Permintaan THR dari Oknum Wartawan

14 Maret 2026
Potongan Video Cak Nun 2012 Kembali Mencuat, Publik Kaitkan dengan Konflik Timur Tengah

Potongan Video Cak Nun 2012 Kembali Mencuat, Publik Kaitkan dengan Konflik Timur Tengah

1 Maret 2026

© 2026 Celebes Times — The Voice of East Indonesia

  • About US
  • Privacy Policy
  • Journalistic Code of Ethics
  • Editorial Team